Rabu, 21 Mei 2008

Masyarakat Akui Keberhasilan WH - Benarkah Itu Semua???

Kendati hajat Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkadal) Kota Tangerang tinggal hitungan bulan, namun, geliat politik yang berkembang masih adem ayem saja. Ini ditandai dengan belum adanya kandidat walikota yang diusung partai politik (Parpol) berani mencalonkan diri. Hingga saat ini, praktis hanya incumbent Walikota Wahidin Halim saja yang sudah secara lugas mencalonkan sebagai T1—istilah untuk walikota Tangerang. Sedangkan sejumlah tokoh masyarakat maupun tokoh partai lebih menginginkan menjadi wakil walikota atau T2, bahkan berlomba mau menjadi pendamping WH—sapaan akrab Wahidin Halim. Kondisi ini tentu sangat kontras dengan daerah lain di tanah air yang pada tahun ini juga menggelar hajat yang sama.

Entah fenomena apa yang terjadi di jagat politik Kota Tangerang ini. Yang pasti, realitas ini menegaskan bahwa kharisma WH sebagai incumbent Walikota di mata masyarakat begitu baik. Penilaian tersebut memanglah tidak berlebihan, mengingat program-program pembangunan yang dilaksanakan selama era WH sangat berpihak kepada masyarakat. Terlebih untuk bidang-bidang pelayanan dasar kebutuhan masyarakat, seperti sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Tak heran jika kepemimpinan WH yang sesuai dengan keinginan masyarakat luas itu selalu dirindukan.

Selain melalui kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, kedekatan WH dengan berbagai elemen masyarakat pun turut membangun citra positif dirinya di mata publik. Seperti diketahui, dalam setiap kesempatan, WH selalu terbuka terhadap masukan maupun kritik dari pihak manapun. Ini ditandai dengan dibukanya keran komunikasi antara dirinya dengan masyarakat luas. Sebut saja misalnya, forum rembug warga, kolom SMS Hallo Walikota di sebuah harian lokal, open house, serta ajang-ajang non formal ketika dirinya melakukan kunjungan kerja ke pelosok-pelosok wilayah.

Tak ayal lagi, citra positif yang melekat pada diri WH ini pada akhirnya membuahkan dukungan hampir dari seluruh elemen masyarakat agar dirinya kembali memimpin kota berjuluk akhlakul karimah ini pada periode 2008-20013 mendatang. baik dari tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), tokoh pendidikan dan elemen masyarakat lainnya. Ragam bentuk dukungan ini bisa kita simak, misalnya, melalui pemberitaan di media-media. Saban hari media cetak, baik lokal maupun nasional kerap menyuguhkan informasi seputar roda politik jelang helatan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang periode 2008-20013. Dalam pemberitaan tersebut hampir sebagian besar Parpol hanya mengusung jagoannya sebagai T2 saja.

Dukungan serupa juga kerap terlontar langsung dari mulut masyarakat ketika WH bertatap muka dengan mereka. Semisal pada saat meninjau hasil-hasil pembangunan, menghadiri undangan warga. Bahkan, pernah suatu ketika waktu WH menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad, beberapa waktu lalu, secara spontan ibu-ibu majelis taklim di sejumlah wilayah menyatakan dukungannya agar WH tetap memimpin kota ini. Kejadian serupa pun sering terjadi, dan Wahidin pun sambil tersenyum mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat tersebut.

Yang lebih mengharukan, ada sejumlah Parpol yang mau mencalonkan T2-nya asalkan T1-nya WH. Secara eksplisit ada tokoh Parpol yang menyatakan akan menarik kandidat T2-nya jika calon walikota yang disandingkan dengan jagoannya bukanlah WH. Hebat! Mungkin itu kata yang tepat guna mengungkapkan popularitas sekaligus charisma WH baik di mata kawan maupun lawan politiknya.

Derasnya arus dukungan yang ditujukan kepada WH untuk maju kembali menjadi T1 dari berbagai kalangan masyarakat, menunjukkan bahwa dia memang masih memiliki massa yang menghendakinya terus melanjutkan kepemimpinannya di kota ini. Sekali lagi, ini semua tak lepas dari kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, maupun kedekatannya kepada seluruh komponen masyarakat. Tak berlebihan jika kemudian banyak kalangan yang menilai bahwa WH memang layak untuk dipilih kembali menjadi Walikota lima tahun mendatang. Pasalnya, masyarakat menganggap WH sudah melaksanakan amanah sesuai keinginan mereka.

dikutip dari : www.tangerangkota.go.id

Komentar saya sebagai Warga :

Saya setuju Pembangunan oleh WH di Bidang Pendidikan patut di acungi JEMPOL.
Karena beliau, membangun dan merehabilitasi semua fasilitas sekolah menjadi lebih baik.
Ini membuat citra baik WH di mata Masyarakat Kota Tangerang.

Tapi apa WH tau, kalau ada sarana Infrastrutur yang masih belum beliau sentuh.
Jalan-jalan di Kota Tangerang sangatlah memperihatinkan.
Berlubang dan bergelombang. Kalau pun ada jalan yang berlubang hanya di tambal dan dalam hitungan hari, jalan tersebut sudah berlubang kembali. Ini banyak di sekitar ruas Jalan Beringin Raya (Karawaci), Jalan Teuku Umar (Karawaci), Cikokol (Jalan Jend. Sudirman), Jalan Wahid Hasyim (Jalan Cipondoh Raya). Lubang-lubang ini kecil dan dalam, bila motor lewat pasti akan terjadi guncangan atau lebih fatal terjatuh.
Saya teringat salah satu Baligho Walikota "Jalan ini di Bangun menggunakan Uang Rakyat"
tapi apa buktinya? Nihil.
Jalan mulus hanya ada di seputar Kota Tangerang (tengah Kota).

Semoga Bapak sebagai Walikota lebih peduli lagi pada rakyatnya.

alumni STISIP Yuppentek Tangerang

Tidak ada komentar:

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini