Sabtu, 10 Mei 2008

Perlukah Menghilangkan Angkutan Kota di Kota Tangerang

Keresahan angkutan kota (angkot) di kota Tangerang mulai menganggu kenyamanan kita di jalan raya, terutama di kota Tangerang.
Gaya ugal-ugalan supir angkot sudah banyak menimbulkan kerugian, dari kemacetan sampai kecelakaan.
Kemacetan yang ditimbulkan oleh angkot adalah seperti supir angkot yang berhenti menurunkan penumpang di segala tempat tanpa mengindahkan rambu-rambu lalu lintas.
menunggu penumpang (ngetem) tanpa meminggirkan kendaraan dengan posisi masih di tengah jalan.
Kecelakaan yang ditimbulkan oleh para supir angkot adalah, mengerem mendadak bila menaikkan penumpang atau menurunkan penumpang.
mengejar bus kota yang akan berhenti menurunkan penumpang (dalam kondisi seperti ini supir angkot paling tidak peduli dengan para pengendara lainnya) ini sering terjadi di perempatan karawaci (shinta).
memutar kendaraannya tanpa melihat kendaraan lain dari arah lain (biasa terjadi di daerah Cipondoh dan banyak korban).
Menerobos lampu merah (traffic light) dengan alasan mengejar setoran mereka menghalalkan segala cara sepertinya.
Para supir angkot ini memang sangat meresahkan para pengendara lain.
Apakah kita masih perlu angkot?
Ataukah keberadaan angkot dikurangi?

Tidak ada komentar:

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini