Sabtu, 08 Januari 2011

Unek-unek Selama di Jalan Raya

Betul atau tidak kalau orang di Tangerang super sibuk atau orang paling penting?
Mohon maaf sebelumnya kalau tulisan ini tidak berkenan, ini hanya sekedar unek-unek pribadi saya. Rilex aja yah bacanya...hehehe...

Kenapa saya bilang orang di Tangerang? Karena tempat tinggal saya di Tangerang, jadi begini selama ini saya memperhatikan tingkah polah para pengguna jalan di sekitar Kota Tangerang.
Pertama, Kita perhatikan Lampu Lalu Lintas Perempatan Lapangan (Jl. Beringin Raya - Jl. Teuku Umar - Jl. Proklamasi - Jl. Untung Suropati). Tidak pagi, siang, sore dan malam, perempatan Lampu Lalu Lintas ini berfungsi dengan baik. Memang ada beberapa yang mati (tidak menyala). Tapi apa daya, Lampu Lalu Lintas ini jarang sekali orang yang patuh untuk berhenti bila lampu berwarna merah menyala. Sesekali memang terlihat tertib para pengguna jalan ini, mereka tidak menerobos Lampu Lalu Lintas. Ada sebabnya, karena di dekat Pos ada Polisi yang jaga. Yah itulah, mereka saling menerobos Lampu Lalin, bila tidak ada petugas Polisi.

Tidak perduli tua maupun muda, perempuan maupun laki-laki semua hampir sama. Dan terutama Angkutan Kota (Angkot) dan Pengemudi Sepeda Motor, mereka ini adalah langganan penerobos Lampu Lalin paling depan. Terkadang ada juga mobil pribadi yang ikut menerobos.

Entah apa yang ada dalam benak mereka, apa karena ada urusan penting sehingga harus mengorbankan nyawa di jalan raya?
Apa karena tidak ada Petugas sehingga lebih bebas? Pernah saya dengar, pribadi seseorang bisa terlihat dari kelakuan di jalan rayanya.

Ada Panggilan Penting
Ini lagi salah satu kelakuan warga di jalan raya, TERIMA TELEPON dan SMS-an.
Ini paling sering saya perhatikan, tiba-tiba ada telepon di ponselnya dan diangkat sambil terus berjalan merogoh kantong celana kemudian diangkatnya dengan tidak memperdulikan keselamatan dirinya dan orang lain dibelakangnya. Tidak bisakah menepi sejenak kemudian baru diangkat??? Apa tidak sempat berhenti, karena dikejar waktu??? Bila itu telepon penting, pasti orang itu akan menelpon kembali.

Sms-an, ini kelakuan yang paling sering juga, terutama remaja-remaja. Dengan cueknya mereka membalas sms sambil mengendarai motor. Bagus sih sekalian melatih keseimbangan dalam membawa motor hehehe... Tapi, juga membuat bahaya buat dirinya. Pernah saya baca di Koran lokal di Lampung, dengan judul SMS PACAR BERUJUNG MAUT, bukan karena sms diputusin pacarnya, tapi karena sms dari pacarnya yang menyatakan rindu. Mautnya, karena korban sambil membaca sms dari pacar saat membawa motor, korban tidak menyadari ada truk dengan kecepatan tinggi dari depanya sehingga tidak bisa menghindar.

Mohon maaf bila tulisan saya menyinggung, dan kurang berkenan bagi pembacanya.
Ini berdasarkan apa yang saya lihat selama di jalan raya.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Aww, wr wb
Memang benar pak, mereka dengan santainya mengangkat telefoon atau mengirim sms ketika mengendarai sepeda motor atau pun mobil. mentalitas yang seperti itulah yg di miliki bangsa kita kurang kesadaran atas keselamatan diri sendiri.

Berbeda sekali dengan negara2 luar. Seperti contohnya Belanda.
Disini semua begitu tertib sekalipun sedang ada macet. Tidak ada itu yg namanya klakson yg di pencet berkali2 padahal sudah tahu itu sedang macet. Apalagi lampu lalu lintas sedang berwarna merah. Mereka tetap tertib menunggu hg lampu berwarna hijau. Membunyikan klakson kendaraan juga akan di kenakan denda. dengan tanda kutif apabila dalam keadaan sangat2 penting untuk membunyikan klakson maka tidak ada denda. jd harus ada alasan yg benar2 masuk akal.

Apabila seseorang mengendarai kendaraan lalu ber telefoon ria atau bersms-ria maka akan di kenakan denda.

Seandainya peraturan2 yg ada tidak di salah gunakan oleh masayarakat maupun aparat penegak hukum maka negri kita akan menjadi indah pak.

semoga saja negarankita bs bercermin kepada negara2 maju lainnya dalam menegakkan segala peraturan yg ada.


wasalam

tyo mengatakan...

kapan yah bu, Indonesia seperti disana yang bisa berdisiplin dengan baik...

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini