Rabu, 22 Oktober 2008

Aksi kekerasan Pasukan Ubel-ubel di Sepatan Tangerang (12 Desember 1945)

Pada tanggal 18 Oktober 1945 Badan Direktorium Dewan Pusat di bawah pimpinan Ahmad Khairun dengan didampingi oleh tokoh-tokoh komunis bawah tanah berhasil mengambil alih kekuasaan pemerintah RI di Tangerang dari Bupati Agus Padmanegara. Aparatur Pemerintah dari Tingkat Kabupaten sampai desa dan KNI Daerah dibubarkan. Bahkan mereka tidak mengakui pemerintah pusat RI di Jakarta. Sebagai kekuatan pendukung, dewan membentuk Laskar Hitam atau Laskar Ubel-Ubel karena berpakaian serba hitam dan memakai ikat kepala (ubel-ubel). Laskar ini digunakan pula oleh Dewan untuk melakukan aksi teror seperti pembunuhan dan perampokan harta penduduk Tangerang dan sekitarnya antara lain di Sepatan, Mauk, Kronjo dan Kresek. Pada tanggal 12 Desember 1945 Laskar Hitam di bawah pimpinan Usman, melakukan perampokan harta benda penduduk desa Sepatan, dan pembunuhan di pelbagai tempat. Di Mauk mereka membunuh seorang tokoh nasional Oto Iskandar Dinata.

Sumber : http://www.sejarahtni.mil.id/

Tidak ada komentar:

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini