Jumat, 04 September 2009

Tips Perhatikan Indikator Kendaraan

Banyak pengendara mobil menjalankan kendaraan tanpa terlebih dahulu memperhatikan indikator yang ada di mobil. Maka, akibatnya tidak jarang di perjalanan mendapat hambatan karena kendaraan mogok. Tidak itu saja bisa malah bahaya yang datang. Tips berikut dapat anda lakukan sebelum anda melakukan mudik :

Radiator

Bila indikator suhu mesin menunjukkan panas. Anda harus membuka kap mesinnya. Diamkan lebih kurang 30 menit (hingga air radiator tidak terlalu panas). Buka tutup radiator. Jika ternyata kekurangan air, tambahkan air atau radiator coolant yang disarankan.

Ban

Jika ban mobil Anda kempes di tengah jalan. Parkirkan kendaraan dijalan yang rata dan agak kuat, hidupkan lampu hazard dan minta agar seluruh penumpang keluar. alu kendorkan empat mur dengan setengah putaran dan dongkrak mobil. Lepaskan ban yang kempes kemudian ganti dengan ban cadangan yang anda bawa.

Aki

Bersihkan kutub-kutubnya dari kerak dan lumasi dengan gemuk. Hindari masuknya kotoran ke dalam sel aki. Bila air aki dibawa indikator lower level, tambahkan air murni atau aquadset ke dalamnya. Jika mengalami susah starter. klakson lemah atau nyala lampu meredup, maka aki harus diisi arus listrik (charge) segera.

Panel Instrumen

Beberapa indikator pada panel instrumen saat berkendaraan juga penting untuk diperhatikan. Jarum penunjuk temperatur (tidak mencapat kondisi Hot), lampu CHG (saat mobil hidup, lampu harus mati). Jarum penunjuk volume bahan bakar (upayakan untuk tidak sampai empty).

Oli

Apabila oli mobil anda menunjukkan tanda-tanda warnanya menjadi hitam pekat, atau menjadi sangat cair dibandingkan dengan aslinya, maka sudah saatnya untuk diganti agar tidak merusak mesik. Pemakaian normal oli mesi rata-rata 5000 km atau kurun waktu tiga bulan.

Tidak ada komentar:

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini