Jumat, 19 September 2008

AIG Selamat dari Kebangkrutan

Washington - Tak mau American International Group (AIG) senasib dengan Lehman Brothers yang bangkrut, Bank Sentral AS (The Fed) akhirnya sepakat untuk memberikan pinjaman penyelamatan sebesar US$ 85 miliar.

Pinjaman penyelamatan itu diharapkan bisa menghidupkan raksasa asuransi dengan aset mencapai US$ 1 triliun itu. Kejatuhan AIG diperkirakan bisa memberi efek yang lebih buruk lagi pada pasar finansial.

The Fed dalam pernyataannya menjelaskan, Federal reserve Board membuat keputusan ini dengan dukungan penuh dari Departemen Keuangan AS di bawah UU Bank Sentral pasal 13(3).

"Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu dan kondisi yang didesain untuk melindungi kepentingan pemerintah AS dan para pembayar pajak," jelas The Fed dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/9/2008).

Ini adalah upaya penyelamatan yang dilakukan kedua, setelah sebelumnya pemerintah AS sepakat untuk mengambilalih dua perusahaan pembiayaan raksasa AS, Fannie Mae dan Freddie Mac pekan lalu.

Gubernur The Fed Ben Bernanke dan Menkeu AS Henry Paulson sebelumnya telah memberi penjelasan kepada anggota kongres terkait keputusan penyelamatan AIG ini.

"Mereka terlalu besar untuk gagal. AIG menggapai terlalu banyak orang dan terlalu banyak perusahaan secara global dan kemungkinan akan terjadi gangguan yang lebih besar jika bangkrut dibandingkan dengan Lehman," ujar Anton Schutz, president Mendon Capital seperti dikutip dari Reuters.

Pinjaman untuk AIG itu berjangka waktu 24 bulan dengan tingkat suku bunga setara dengan London Interbank Rate (LIBOR) plus 850 basis poin. Utang itu diharapkan bisa dibayar dari hasil penjualan aset-aset perusahaan.

"Kepentingan pembayar pajak terlindungi dengan ketentuan dari pinjaman ini. Pinjaman ini memiliki kolateral dari aset AIG dan unit usaha utamanya," jelas The Fed.

Menkeu AS Henry Paulson sudah mengkonfirmasi pemberian dukungan atas AIG tersebut.

"Ini adalah masa yang penuh tantangan bagi pasar finansial kita. Saya mendukung langkah yang diambil Federal Reserve malam ini untuk membantu AIG memenuhi kewajibannya, memitigasi gangguan yang lebih luas, namun dalam waktu yang sama tetap melindungi pemegang saham," jelas Paulson.

Kemarin Saham AIG kembali anjlok lebih dari 70% sejak pembukaan, sebelum akhirnya naik tipis. Saham AIG akhirnya ditutup turun 21% ke level 3,75 sen. Saham AIG pada Senin kemarin anjlok hingga 60%.

Sumber : http://www.detikfinance.com/

Tidak ada komentar:

SELAMAT DATANG DI AZIMUTYO BLOG
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini